Sejarah Sekolah

Periode Awal Berdirinya Sdk Frater Xaverius 2

Tanggal 23 September 1936, Frater Emmanuel membuka sekolah HIS yang terletak di lorong Landrat, Jalan Talang Jawa No.4 (Sekarang Jalan Kolonel Atmo No.4). Murid pertama berjumlah 43 orang, kemudian berkembang dari kelas I sampai kelas VII. Frater Emmanuel membuka pula sekolah HCS, dengan murid pertama berjumlah 29 orang. Pada bulan Juli 1937 Frater Emmanuel digantikan oleh Frater Loyola, karena Frater Emmanuel ditugaskan ke negeri Belanda.

Pada tanggal 14 Agustus 1938 sekolah HIS dan HCS diresmikan oleh Bapak Walikota Palembang. Pada tahun 1938 kedua sekolah ini mendapat subsidi dari pemerintah. Pada tahun 1942 sekolah ditutup, karena frater ditawan dan dipenjara oleh Jepang pada jaman pendudukan Jepang sekolah Frater dijadikan gudang oleh Jepang.

Setelah itu tanggal 23 agustus 1946, para frater kembali ke Frateran (Jalan Sudirman No.128). Salah satu Frater yakni Frater Loyola meninggal pada waktu ditawan Jepang pada tahun 1942. Frater Edward, Frater Irenius, Frater Samuel mulai membenahi sekolah yang rusak akibat ulah Jepang. Papan-papan bekas yang telah rusak dibuat meja belajar darurat, seng-seng dijula untuk membeli paku dan keperluan sekolah lainnya.

Para Frater mulai membuka sekolah lagi yang disebut sebagai Herter School, yang muridnya campuran HIS dan HCS sebelum perang. Dimulai dari kelas empat yang akhir tahun dinaikkan langsung ke kelas enam karena sudah terlalu besar. Baru kemudian menerima murid kelas satu. HIS diasuh oleh Frater Monfort dan HCS diasuh oleh Frtaer Edward.

Pada tanggal 5 Mei 1947 ditandatangani akte berdirinya Sekolah Rakyat oleh Bapak Walikota Palembang dan R.I Soediropranoto yang mewakili pihak sekolah. Oleh karena itu pada tanggal 5 Mei 1947 dianggap sebagai hari berdirinya SDK Frater Xaverius 2 Palembang. Pada awal berdirinya SDK Frater Xaverius 2 dipimpin oleh Frater Monfort, kemudian Frater Pasicius, Frater Yustinus, dan Frater Hermanus.

Pada tahun 1947-1987 SDK Frater Xaverius 2 ini hanya menerima siswa laki-laki saja. Tetapi mulai tahun ajaran 1987/1988 hingga sekarang SDK Frater Xaverius menerima siswa perempuan juga.

Tahun 2003 SDK Frater Xaverius 2 dari Yayasan Xaverius Perwakilan III Palembang berubah menjadi Yayasan Mardi Wiyata Sub Perwakilan Palembang dengan SK No.431-Y/IN/SK/X/2002.

Tahun 2005 SDK Frater Xaverius 2 ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumatera Selatan untuk menyelenggarakan Program Kelas Akselerasi (Percepatan) yaitu pendidikan SD ditempuh 5 tahun